Pengenalan Permainan Interaktif Sebagai Media Pembelajaran Siswa MI Muhammadiyah Junjung Kabupaten Tulungagung

Permainan interaktif

JurnalPost.com – Pelaksanaan kegiatan pengenalan permainan interaktif sebagai media edukasi anak sekolah dasar telah berlangsung pada bulan Agustus lalu sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dosen komunikasi UPN Veteran Jawa Timur dan dosen HI Universitas Diponegoro.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Hanna Nurhaqiqi dan Ratih Pandu Mustikasari yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur dan Palupi Anggraheni dosen HI Universitas Diponegoro. Peserta kegiatan ini adalah guru kelas MI Muhammadiyah Junjung. Berbagai bentuk permainan interaktif dihadirkan dalam kegiatan tersebut.

Varian permainan interaktif yang diperkenalkan pada kegiatan ini bervariasi, mulai dari permainan tradisional hingga permainan interaktif yang menggunakan internet. Permainan tradisional seperti bahasa Inggris sebenarnya bisa dikemas menjadi permainan interaktif. Ratih mencontohkan pemanfaatan engkleng dalam pembelajaran matematika. Permainan tradisional mengandung filosofi dan membangun karakter anak.

Cara bermainnya dimulai dengan permainan engkleng biasa, kemudian pada akhirnya anak-anak mendapat soal matematika. Selain itu, permainan puzzle kata juga dapat digunakan untuk memperkuat kemampuan bahasa Inggris anak. Terakhir, permainan interaktif digital https://www.baamboozle.com/ juga memberikan varian baru dalam penerapan sistem penilaian di kelas.

Permainan interaktif menjadi salah satu alternatif yang dapat membuat anak sekolah dasar bersemangat dalam proses pembelajaran. Mengutip dari Kemdikbud.go.id, permainan interaktif memiliki banyak manfaat, antara lain merangsang berpikir kreatif, menciptakan lingkungan belajar yang menarik, meningkatkan logika dan pemahaman, serta memaksimalkan kualitas pembelajaran.

Membangkitkan semangat belajar pada anak sekolah dasar merupakan tugas yang menantang di tengah gempuran game online yang bertebaran di internet. Adanya permainan online dan permainan yang menarik sedikit banyak menjadi gangguan yang menyebabkan menurunnya semangat belajar di kelas. Kami berharap dengan adanya permainan interaktif dapat membuat anak kembali semangat belajar.

READ  Memperhatikan risiko keselamatan dan lingkungan, PPSDM Migas meningkatkan kesadaran akan peraturan K3LL

Di akhir kegiatan ini, seluruh peserta berkesempatan untuk mencoba seluruh permainan interaktif yang disajikan. Peserta kegiatan yang merupakan guru Mi Muhammadiyah Junjung tampak antusias untuk mencoba. Salah satu permainan yang populer dalam kegiatan ini adalah teka-teki kata. Para peserta kegiatan juga berharap dengan adanya permainan interaktif ini anak-anak akan kembali bersemangat mengikuti pembelajaran.

Penulis: Ratih Pandu Mustikasari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *