Pertamina RU III Plaju bersinergi dengan masyarakat mengembangkan UMKM di Gang Pengrajin Tempe

PALEMBANG, JurnalPost.com – Upaya PT. Pertamina RU III Plaju berkembang dengan mendukung masuknya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ke pasar.

Berbagai program di gang perajin tempe ini coba dijalankan oleh Pertamina melalui program mulai dari bantuan peralatan untuk memproduksi tempe agar lebih higienis, melalui program pengolahan limbah tempe menjadi pupuk hingga program pendukung inovasi produk tempe.

Pembinaan difokuskan di Jalan Asia setelah melakukan kajian pemetaan sosial dan FGD dengan pemerintah setempat. Program ini telah berjalan selama 3 tahun, dimulai pada tahun 2021 dan berlanjut hingga saat ini.

Sasaran utama program Pertamina ini adalah UKM yang fokus pada pengembangan pangan sehat seperti tempe dan teh herbal. Hingga saat ini, Pertamina telah berhasil membantu UMKM lorong saleh dengan menghasilkan beberapa produk yaitu tempe, keripik tempe, taucho, nugget tempe, selai rosella, selai telang, teh herbal, puding TOGA dan kue TOGA yang dijual melalui Market & e- perdagangan.

“Bantuan dari program Pertamina seperti tong alumunium untuk memasak tempe, dan bantuan peningkatan kualitas UMKM baik dari produk maupun pemasarannya sangat membantu kami,” kata Heryanto, salah satu pengrajin tempe di gang saleh.

Komitmen perusahaan dititikberatkan pada kepentingan perusahaan terhadap pengembangan dan penguatan UKM yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Saya berharap program CSR ini dapat menunjang kemandirian masyarakat untuk memperkuat diri. “Menjadikan pemimpin masyarakat di lingkungan sekitar dan membawa perubahan yang baik, serta membantu pemerintah mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (ketahanan pangan, pemerataan, sanitasi) dan mewujudkan gerakan kemandirian pangan Sumsel melalui optimalisasi sumber daya pangan. industri makanan di daerah padat penduduk. perkotaan,” kata Rully Mufarika Community Development Officer (CDO) pada program Desa Pangan Inovatif.

READ  Manajemen Proyek Efisien Di Palu Bikin Penasaran

Penulis: Jihan Kirana (mahasiswa UIN Raden Fatah)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *